Sabtu, 25 Mei 2013

Sekedar Berbagi Pengalaman

 Petualangan Seru Selama di Pare
Hmmm....baiklah aku akan berbagi sedikit pengalaman yang menurutku sangat luar biasa selama hidupku di perantauan. Awal mulanya aku mengetahui pare dari salah satu temanku yang sangaaaaaatttt baik ( thank's yah aba). yah namanya Aba...eits tapi jangan berpikir dia adalah seorang kakek2 berusia lanjut yah,,,,itu adalah nama panggilannya sehari-hari. nama lengkap nya adalah Abdiyana Marslan Arsyad dia adalah mahasiswa jurusan IT di UIN Sunan Gunung Djati Bandung angkatan 2008. pada awalnya aku diajak ke Pare untuk belajar bahasa Inggris. tapi aku nolak soalnya pada saat itu aku masih sibuk ngurusin skripsi aku yang masih menggenaskan isinya (soalnya dicorat coret trus ama dosen,,,huh) and akhirnya skripsiku beres juga dan aku graduate tepat waktu (horeee,,,,alhamdulillah). dulu aku pernah mendapatkan sebuah ilmu dari teman2 ku di kampus (makasih yah buat tmen2 ADK) tentang kekuatan dari mimpi (eits..bukan mimpi ketika tidur dimalam hari yah tapi kekuatan impian/cita2/ambition). and i believe it,,,aku menuliskan semua mimpi yang menjadi target aku salah satunya adalah belajar bahasa inggris di Pare.

Dan TARAAATT alhamdulillah akhirnya aku berangkat juga ke Pare pada tanggal 8 Desember 2012. Aku berangkat sendirian dengan menggunakan bus dari Cileunyi ke Kediri. 

Hmmm sesampainya di Kediri aku bingung mau kearah mana,,,akhirnya aku bertanya kepada salah seorang ibu2 yang sedang duduk di depan Masjid Agung Kediri. ya Allah ingin rasanya aku berteriak "Ibu ngomong apa aku gak ngerti...huhu". mungkin karena selama di Bandung aku bertemu dengan orang2 yang ngomongnya sangat lembut dan lamban eh ketika di Jawa Timur malah sebaliknya..(msh dlam keadaan bingung and nyasar) akhirnya aku nelpon ke Aba yang lagi di Bandung.. and kata aba "naik aja angkot yang merah dan ada tulisan huruf P didepannya".. dan alhamdulillah akhirnya ketemu juga angkotnya (kemana aja sih nih angkot baru nongol...)

Lumayan perjalanan dari Kediri ke Pare memakan waktu 1 jam lebih beberapa menit ( menitnya gak dihitung soalnya capek lumayan perjalannya 15 jam). setiba di Pare aku langsung di jemput oleh adik dari temen ku Aba yang udah duluan di Pare...

Pada hari pertama belajar di pare aku ngambil program kelas pronunciation and speak up 1 di Mr. Bob English Club. Di Mr. Bob inilah semua orang yang gabung dikelas ini diuji nyalinya untuk berbicara bahasa inggris didepan kelas...(bingung juga mau ngomong apa soalnya kagak ngerti) and bagi yang belum bisa bahasa inggris di suruh ngomong bahasa indonesia tapi dengan gayanya Cinta Laura (HUJAN, GA DA OJEK, BECEK). Awalnya sih malu tapi lama kelamaan uda biasa tampil didepan umum.. itu adalah tantangan pertama.

Tatangan yang kedua ketika aku mengambil program bridge speaking di salah satu kursusan bernama Peace. disini aku dan teman2 disuruh turun kejalan bahkan masuk ke setiap rumah makan untuk mewawancarai siapapun yang di temui disana. and sebagai bukti bahwa kita benar2 telah melakukan wawancara yaitu ada komentar dan tanda tangan dari orang yang diwawancarai...shock juga sih awalnya soalnya disuruh 100% speak English. tapi alhamdulillah akhirnya selesai juga...

Saat itu aku hanya focus for speaking and not grammar...soalnya menurut penglihatan ku anak2 grammar susah untuk tersenyum begitu keluar dari kelas...(kasihaan). tapi gak semuanya sih hanya sebagian saja...

Dan 2 minggu terakhir aku ngambil program grammar ( akhirnya insyaf juga klo grammar tuh penting) tapi hanya 1 minggu masuk nya selebihnya aku MUNTABER (mundur tanpa berita)...jangan tanya kenapa biar hanya aku dan Tuhan yang tau ( Lebay. Com).

So buat tmen2 yang ingin kesana nih aku ngasih sedikit informasi tentang beberapa tempat kursus yang menarik di Pare:
  1. bagi teman2 yang just focus for speaking bisa gabung ke Mr. Bob English Club, daffodils, Elfast, or Marvelous
  2. bagi yang ingin ngomong inggris nya kayak native speaker (biar gak kebawa logat daerahnya) dengan pronunciation yang pas bisa gabung di Marvelous, Fabulous,or Emminence
  3. bagi yang pengen belajar grammar atau yang ingin meningkatkan skor TOEFL nya bisa gabung di Kresna, Elfast, BEC (Basic English Course), and SMART
and jangan khawatir masalah biaya hidup disana. neh dikasih bocorannya...
  • untuk biaya sewa sepeda Rp 50.000 per bulan (klo yang gak bisa naik sepeda jalan kaki aja,,,insya allah capekkk)
  • biaya ngekos perbulan ada yang Rp 125.000 dan ada yang Rp 110.000 (murahkan) klo biaya nge camp bisa Rp 250.000 atau Rp. 300.000 ( tergantung fasilitas dan program yang disajikan)
  • untuk biaya makan bisa disesuaikan dengan isi katong (klo makan nasi Pecel Rp 3500, klo  nasi pakai daging ayam Rp 4500 per porsi,,and masih banyak lagi yang lain. ( gak mungkin disebutin semuanya disini) 
yah mungkin itu saja yang dapat aku ceritakan dan informasikan silahkan bagi yang mau ke Pare untuk belajar di sana,,jangan pernah takut untuk mencari ilmu. selama niat kita baik yakinlah Allah SWT akan melindungi kita sampai tujuan...so always spirit and positive thinking... if you think you can,,you can. but if you think you can't, you can't...
wassalam,,,,

1 komentar:

  1. saya rencana mau ke pare ambil di PEACE, menurut kakak disana bagus gk program2nya terutama grammar dan speakingnya???

    BalasHapus